Wahidiyah bukan ajaran aliran sesat

Share This :

Wahidiyah bukan ajaran aliran sesatAssalamu’alaikum Wa’alaikunna Warohmatullohi Wabarokatuh BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM Puji syukur kehadirot Alloh Swt. dengan ucapan “ALHAMDULILLAHI ROBBIL ‘ALAMIN”, atas limpahan taufiq dan hidayah-Nya saya masih bisa mempublikasikan post kali ini dalam keadaan sehat wal afiat.

Bagi seseorang yang belum mengetahui wahidiyah, bahkan baru mendengar atau melihat seseorang yang telah mengamalkan ajaran wahidiyah tentunya akan terasa sangat asing. Namun alangkah bijaknya kita dalam menilai sesuatu hal yang belum pernah lihat, dengar dan rasakan kita pelajari dahulu minimal sedikit saja apa tujuan maupun maksud seseorang mengamalkan ajaran yang terkandung dalam wahidiyah.

Para pengamal wahidiyah memaklumi seseorang yang telah menilai ajaran wahidiyah itu negatif, karena semua orang tentunya punya kebebasan untuk berpendapat dan bagi yang telah mengamalkan ajaran wahidiyah serta telah merasakannya punya kewajiban untuk menjelaskannya. Maka dari itu melalui personal web ini saya mencoba untuk menjelaskan sedikit tentang ajaran wahidiyah itu sendiri.

Alhamdulillah kami sekeluarga telah mengamalkan ajaran wahidiyah dari tahun 2008 nan yang Pada awalnya kami juga mengira ajaran wahidiyah itu menyimpang dengan ajaran islam. Termasuk saya pribadi pada awalnya sangat menentang keras wahidiyah padahal saya sadari keislaman saya pada waktu itu jauh dari kata sempurna. Penolakan bahkan sampai menilai ajaran wahidiyah itu sesat berlangsung cukup lama, hingga pada akhirnya kami memanggil ustadz maupun guru ngaji kami dahulu untuk menilai apakah ajaran wahidiyah itu menyimpang dari agama islam.

Dalam kesempatan waktu kami mempertemukan pak ustadz beserta para pengamal wahidiyah di rumah kami, alhasil adu argumen serta sharing ilmu secara kekeluargan pun berlangsung hangat. Pada saat itu kami keluarga hanya menyimak tanpa bisa menambahkan obrolan apalagi menyimpulkan hasil dari sharing pak ustadz dan para pengamal wahidiyah karena saya akui obrolan tersebut level nya di atas rata-rata dan bikin pusing kepala.

Selepas dari sharing antara pak ustadz dan para pengamal wahidiyah, pak ustadz menyimpulkan bahwa ajaran wahidiyah tidak ada yang menyimpang namun pak ustadz tidak secara gamblang menyuruh kami untuk mengamalkan ajaran wahidiyah tersebut. Pak ustadz mengembalikan lagi semua kepada kami “terserah mau mengamalkan atau tidak itu semua terserah kamu” ucap pak ustadz.

Sebelumnya beribu terimakasih kepada pengamal wahidiyah ratu jaya (DEPOK). Berkat kesabaran dan keikhlasannya membimbing keluarga kami dalam mengenalkan wahidiyah sehingga alhamdulillah kami diberi hidayah untuk mengamalkan ajaran yang terkandung dalam wahidiyah hingga detik ini.

Oleh karena itu khususnya saya pribadi Mari kita saling berbesar hati untuk menerima dan mencintai perbedaan atau keanekaragaman. Karena Allah yg menciptakan perbedaan dan Allah pula yang memeliharanya. Bayangkan bila alam semesta ini berwarna merah semua, atau hijau semua, tentunya tidak akan bermakna sama sekali. Keanekaragaman adalah hal yang patut kita syukuri, apa yg berada di dalam pikiran kita sama sekali tidak mewakili kebenaran sejati.

Sholawat Wahidiyah yang lahir pada tahun 1963 di Pondok Pesantren Kedunglo Kota Kediri Jawa Timur. Pada prinsipnya ajaran Wahidiyah ini sama dengan ajaran Islam lainnya (wahidiyah bukan ajaran aliran sesat), karena di dalam wahidiyah dianjurkan memperbanyak membaca sholawat dan amalan bacaan sholawat. Yang membedakan adalah aturan khusus kepada para pengamal sholawat wahidiyah untuk menghayati kehadiran rasul dalam dirinya saat membaca sholawat, dengan tujuan meningkatkan kecintaan kepada Allah dan Rasulullah SAW.

Kesesatan atau tidak biarlah Allah Swt saja yang menilainya. Kita sesama manusia, sesama hamba Allah Swt yang miliki keterbatasan seyogyanya tak pantas menilai amal seseorang.

Demikian dari saya jika ada penulisan "wahidiyah bukan ajaran aliran sesat" yang kurang berkenn saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Wabillahit taufiq wal hidayah, Waminar rosuli SAW asy-syafa’ah Wattarbiyah wamin ghoutsi hadza zaman RA an-nadhroh wal barokah wal karomah Wassalamu’alaikum Wa’alaikunna Warohmatullohi Wabarokatuh

Share This :

Tentang Pemilik
rega
Author: regaWebsite: https://www.a-rega.comEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Sekilas Tentang Pemilik.
Melalui personal website ini, saya mempublikasikan semua postingan dengan penuh rasa tanggung jawab dan memegang teguh prinsip seorang publisher. https://www.a-rega.com merupakan personal website yang dikelola secara mandiri untuk semua kalangan.
Postingan Terbaru :

Postingan Terkait
Copyright © 2012. Rega. All Right Reserved - Designed Modified By Rega