LBH Kecam Aksi Polisi Karena Penangkapan 26 aktivis

LBH Kecam Aksi Polisi Karena Penangkapan 26 aktivisUnjuk rasa belasan ribu buruh dari berbagai aliansi se-Jabodetabek yang menamakan dirinya GBI (Gerakan Buruh Indonesia) yang terdiri dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pimpinan Andi Gani, Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) dan terdiri dari beberapa Federasi Buruh (FSPASI, SBSI 92, FSUI, FGSBM) melakukan aksinya di depan Istana Negara, Jakarta, Jumat (30/10/2015).

Aksi tersebut berakhir dengan pembubaran paksa oleh polisi dan penetapan sejumlah tersangka. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta pun mengecam aksi oknum polisi terhadap penangkapan dua orang anggota mereka.

Polda Metro Jaya lalu menangkap 26 orang pasca-aksi tersebut. Termasuk di dalamnya, dua pengabdi bantuan hukum LBH Jakarta, yang pada saat itu sedang bertugas mendampingi aksi massa buruh. Keduanya disebut ikut dipukul oleh polisi ketika sedang mendokumentasikan peristiwa pembubaran menggunakan telepon genggamnya.

Menurut siaran pers Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta (31/10), 23 buruh, 2 pengacara, dan 1 mahasiswa yang ditangkap menjadi korban kekerasan kepolisian. Mereka ditangkap dengan brutal, diseret, dipukul, bahkan hingga kepalanya robek. Tidak hanya badan, mobil komando buruh pun dirusak polisi. Sementara kedua aktivis LBH juga diseret polisi ke dalam mobil, dan dipukuli di dalam

LBH Jakarta pun mengecam aksi pihak kepolisian, yang disebut telah melanggar Pasal 19 UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI, dan Pasal 11 Peraturan Kapolri No. 8 Tahun 2009 tentang Implementasi Standar HAM Kepolisian.

LBH Jakarta menuntut Kapolda agar membebaskan 23 buruh, 2 pengacara, dan 1 mahasiswa. Selain itu, mendesak kepolisian agar menindak tegas anggota polisi yang melakukan pemukulan dan kekerasan. Mereka yang di tangkap dikenai Pasal 216 KUHP, 218 KUHP juncto UU No. 9/1998, dan Peraturan Kapolri No. 7/2012, tentang batasan- batasan unjuk rasa.

(sumber)

Tentang Pemilik
rega
Author: regaWebsite: https://www.a-rega.comEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Sekilas Tentang Pemilik.
Melalui personal website ini, saya mempublikasikan semua postingan dengan penuh rasa tanggung jawab dan memegang teguh prinsip seorang publisher maupun seorang blogger yaitu pantang mempublikasikan postingan HOAK atau Bohong dan mengindari postingan yang berujung SARA. a-rega.com merupakan personal website yang dikelola secara mandiri untuk semua kalangan.
Postingan Terbaru :

Postingan Terkait

http://www.a-rega.com

Alamat : Perum Cijingga Permai Blok C No. 10 Cikarang Selatan. Bekasi

Email : admin@a-rega.com

Tlp : +62856 9428 1989

Visitor

Copyright © 2012. Rega. All Right Reserved - Designed Modified By Rega